Komunitas Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM): Upaya Menggali Permasalahan dan Alternatif Pemecahannya

Authors

  • Ella Agustina BPMP Kalimantan Selatan Author
  • Syaharuddin Syaharuddin Lambung Mangkurat University image/svg+xml Author
  • Yuli Haryanto BPMP Kalimantan Selatan Author
  • Akhmad Mauluddin BPMP Kalimantan Selatan Author
  • Purwanto Purwanto BPMP Kalimantan Selatan Author

Keywords:

Komunitas Belajar, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Mutu Pembelajaran

Abstract

Komunitas belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Namun, dalam implementasinya tidak sedikit kendala yang dihadapi.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan (1) wujud masalah pada komunitas belajar dalam IKM di sekolah, (2) pemecahan masalah pada komunitas belajar,  dan (3) dampak pemecahan masalah dalam komunitas belajar di sekolah. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah 7 orang dan guru 13 orang yang tergabung dalam program sekolah penggerak (PSP) di kota Banjarmasin dan kabupaten Banjar. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian, yaitu (1) wujud masalah komunitas belajar dalam IKM, yakni masih adanya mispersepsi guru tentang komunitas belajar; masih kurangnya pelatihan IKM bagi guru; Collaborative learning antarguru rendah; pertemuan guru secara rutin belum terprogram; sharing knowledge melalui pertemuan rutin komunitas belajar masih kurang; dan sarana pembelajaran yang perlu ditingkatkan. (2) pemecahan masalah komunitas belajar, yakni melalui penyediaan kelengkapan sarana dan prasarana, penyediaan waktu khusus bagi guru untuk berbagi praktik baik, kolaborasi antarguru senior dan guru junior, mendatangkan narasumber, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan optimalisasi dalam pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM). (3) Dampak pemecahan masalah komunitas belajar bagi kepala sekolah dan guru, yakni mendapatkan kemudahan dalam memeroleh informasi; saling bersinergi; dan muncul sikap saling memberi semangat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, E. W., & Rusmaniah, R. (2022). Pelatihan Penyusunan Buku Ajar IPS Berbasis Masyarakat Kebudayaan Banjar Melalui Program Kemitraan MGMP IPS Kota Banjarbaru.

Brown, J. S., Collins, A., & Duguid, P. (1989). Situated Cognition and the Culture of Learning. Educational Researcher, 18(1), 32–42.

Dewi, D., Setyarum, A., Nurmlisa, D., Pramitasari, A., & Aulia, H. (2023). Bimtek Pengembangan Kinerja MGMP/KKG Bermutu pada Guru SMK Se-Kabupaten Pekalongan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 193–200. https://doi.org/10.54082/jamsi.617

Dewi, S. E., Santoso, A., & Dewi, R. S. I. (2024). Analisis Penggunaan Platform Merdeka Mengajar Pendukung Optimalisasi Merdeka Belajar Jenjang Sekolah Dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 350–361.

Dianah, L. (2017). Kontribusi fasilitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 1(2), 51–60.

Hilmi, M. Z. (2017). Implementasi Pendidikan IPS Dalam Pembelajaran IPS Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 3(2), 164–172.

Juano, A., Ntelok, Z. R., & Jediut, M. (2019). Lesson Study sebagai Inovasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Randang Tana-Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 126–136.

Kasmawati, Y. (2020). Peningkatan Kompetensi Melalui Kolaborasi: Suatu Tinjauan Teoritis Terhadap Guru. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 8(2), 136–142.

Kemendikbudristek. (2022). Menggerakkan Komunitas Belajar Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka.

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge University Press.

Meuthia, R. (2023). Strategi Pendampingan Komunitas Belajar Dalam Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 614–639.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). An expanded sourcebook. Qualitative data analysis. Second ed. Thousand Oaks. Sage Publications.

Mulyono, R. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Untuk Mempersiapkan Pembelajaran Abad 21. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 1348–1363.

Noor, I. H., Sabon, S. S., Joko, B. S., & Wijayanti, K. (2020). Peran musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMA.

Purnasari, P. D., & Sadewo, Y. D. (2020). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sebagai upaya peningkatan kompetesnsi pedagogik. Publikasi Pendidikan, 10(3), 189–196.

Putro, H. P. N., & Putra, M. A. H. (2022). Pelatihan Model Pembelajaran Ikuiri Berbasis Anyaman Purun Untuk Sumber Belajar Lingkungan Lahan Gambut Pada Guru Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan.

Ramadhani, F. R. . (2023). Studi Literatur; Analisis Tujuan Pendidikan Terhadap Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 321–332.

Setiawati, A. . (2018). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di MAN 1 Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia.

Sita Nirmala Kumaraswamy, K., & Chitale, C. M. (2012). Collaborative knowledge sharing strategy to enhance organizational learning. Journal of Management Development, 31(3), 308–322.

Supriyadi, S., Maulina, D., Irwandani, I., & Kamelia, M. (2024). Pemberdayaan Komunitas Belajar Guru Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 12–21.

Downloads

Published

2024-05-31

How to Cite

Komunitas Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM): Upaya Menggali Permasalahan dan Alternatif Pemecahannya (E. Agustina, S. Syaharuddin, Y. Haryanto, A. Mauluddin, & P. Purwanto, Trans.). (2024). Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 53-62. https://jp3bpmpkalsel.kemendikdasmen.go.id/index.php/jp3/article/view/3

Most read articles by the same author(s)

Flag Counter